DI TUDUH MALING DI TOKO

masalah uang jadi utang hehehehe

Mi rebus yang menemani percakan malam itu membuat percakapan kami bertahan tiada henti walaupun entah yang di bahas apa dari mulai makan mie instan sambil cerita tentang pop yang aneh aneh sampai tenatang saat diare juga emnceritakan betapa joroknya toilet yang kami hinggapi tiap hari sebagai pusat parkir di pagi hari, cerita ini sambil kita makan mie instan apa gak bikin neg, untungnya itu adalah hal yang sudah biasa kami lakukan saat makan bersama.

Tak lama kemudian seseorang datang namanya gus Yusron dia menawarkan kopi padaku di warung tersebut
Gus “ yan sana kalau mau pesen minum pesen aja “ tawaran gus pada saya
Q “ gak ah gus dah minum tadi “ jawabku dengan wajah yang polos “
Gus “ gak ngormatin orang tua “ jawabnya dengan wajah yang sangat serius dimana aku harus langsung pesan pada penjual kopi yang tidak lain adalah temanku sendiri

Kamu duduk yang tadinya berdua aku dan temanku yang bernama wahid akhirnya kita jadi bertiga dengan gus yusron yang punya banyak banget materi cerita yang gak bisa kita bantah saat dia bercerita, sekali kita jawab dia akan bilang
“ nanti dulu kalau orang tua ngomong di dengerin “
Itulah sebabnya kami berdua hanya bisa terdiam dan endengarkan sembari minum kopi dan susu yang sudah kami pesan .

Gus “ gini aku punya cerita sedih “ kata gus dalam membuka pembiraan ceritanya yang aku dan temanku inipasti cerita konyol alau gak ini hanya karangan .. tapi aku dengarkan saja dululah .
Gus “ suatu ketika aku pergi ke toko dan disana belanja  sama sholeh”
Q “ trus “ tanyaku dengan wajah serius walaupun cerita itu belum panjang ...
Gus “ pas waktu di kasir kan antri tuh “ gus melanjutkan ceritanya aku dan temanku pun tetap serius mendengarkan awalnya sie wah paling ini cerita bohong kan tau sendiri kalau gus ini sering banget becandain kami ... tapi lama- lama kami percaya

Lanjut ya ceritanya ?  ya aja yoh ke TKP

Jadi saat gus itu di kasir banyak yang ngantri dan salah seorang kehilangan dompet dan uangnya dengan cepat orang itu atau ibu-ibu itu langsung menuduh gus itu
Ibu “ eh ini uang saya !!!!“ tuduh ibu tadi pasa gus , dan wajah gus pun terlihat panik jadinya semua orang yang mengantri dan berada di toko tersebut percaya bahwa gus itu yang ngambl uang ibu itu, selin gus itu aneh juga dan danannya aneh hehehehehehe..
Gus “ beneran saya gak ngambil “ jawab gus dengan wajah pucat  dan gemetaran karna dilihat banyak orang
Ibu “ tapi benar itu itu uang saya “ semua orang percaya
Gus “ bukan ini uang saya “ tentang gus tadi dengan sangat serius
Ibu “ ayo ke polisi “ jawab ibu tadi dan seketika ada satpam yang datang dan satpam itu kenal dengan gus tadi

Satpam “ pak gus ada apa pak ? “dengan sangat hormat karna tau bahwa dia orang ternama
Satpam “ coba lihat di mobil ibu mungkintertinggal “ saran satpam dengan sangat bijak maklum ini satpam dah gelar Magister mungkin karna males jadi dosen aja jadi satpam gitu,
Lalu ibi tersebut kembali kemobil di temani oleh satpam tersebut dan singkat cerita memang dompetnya jatuh di depan pintu mobil, pastinya ibu itu minta maaf kan ? ya jelas lah kan salah sebai warga yang baik obu itu minta maaf namun sebagai Negara yang mempunyai hukum gus juga taat Hukum dan minta di selesaikan dengan jalur hukum yang pasti gantian yang gemetaran ibu itulah... kapok pora ?
 Lanjut dari cerita ini ibu itupun menawarkan kerja sama
Ibu “ gus udah ini 10.000” dengan menodorkan uang
Gus “ ibu menghina kita selesaikan saja di ranah hukum “ jawab gus dengan wajah marah
Ibu “ jangan gus !!! “ dengan sangat takut karna melihat wajah gus yang sangat serius dan dia menawarkan dari mualai 50.000 , 200.000, 300.000, 1000.000 tapi gus masih bersikeras keranah huhkum dan ibunya takut dengan hal itu memaksa harus sampai pada nego dengan nilai terahir uang yang ibu itu punya yaitu Rp. 3000.000.
Nah cerinya sampai sini guspun minum kopi dan aku sempat menanyakan
Q “ terus gimana ? , pantes aja tumben nyuruh mesan kopi rupanya baru gajian “ sambil tertawa sedikit aku dan temanku lega wah bisa ambil banyak jajan dalamhatiku
Gus “ bentar-bentar “ tutur gus karna mau lanjutkan ceritanya
Nah setelah itu ibu itu bilang sama gus 
Ibu “ kalau gak mau ya udah gus saya Cuma punya itu dah habis semua “
Satpam “ gimana gus keputusannya mau di ambil apa ranah hukum ? “ tanya satpam dengan sangat bijak
Gus “ tetap hukum “ gus coba agar ibu itu nambahkan penawaran lagi namun ternyata tidak
Ibu “ ya udah kalau gak mau kita keranah hukum “ jawab ibu denganwajah mantap dan PD ( penuh derita ) hahahahahah

Gus “ ya udah “...
Setelah cerita panjang lebar aku dan temanku langsung makan banyak pesan nasi goreng juga 2 porsi padahal kami baru makan mie instan .
Setelah makan selesai
Q “ gus yang bayarin” ucapku pada penjualnya  dan kami pamitan dari warung tersebut ...
Gus “ mau kemana siapa yang bayar ?” tanya Gus yang membuat heran aku dan temanku..
Q “ kan baru bayran ?” tanyaku sambil kembali mendekati gus yang sedang duduk
Gus “ kan ceritanya belum selesai “..lalu kembali aku melanjutkan mendengarkan ceritanya

Gus “Jadi setelah ibu itu memberikan penawaran udah mentok pada posisi 3000.000 dan akupun udah sepakat kan mau tak ambil nie ....” membuat aku penasaran banget
Gus “ terdengar suara sholat .... sholat ..... udah subuh “ dengan seketika aku bilang
Q “ A.....................sensor “ sambil tertwa terbahak bahak dan juga artinya semua makanan yang di janjikan dan kopi tadi aku yang bayar .....................


By : @tianyoaceh

Terimakasih pada :

Gus Yusron
Wahid
Terimakasih Kafe SBS telah memberikan utangan atas tingkah gila kami