Jangan salah memaknai kata



Mentari bersinar lagi kawan, pagi telah muncul menemaniku dengan kehangatan yang di bawanya dari surga. Hidup ini begitu indah untuk orang-orang yang menjalaninya dengan sangat ikhlas dengan keadaan yang telah di berikan oleh Tuhan. Menaati dan menjalani apa yang di perintahkan dan menjauhi apa yang di larang oleh Tuhan akan membuat hidup ini selembut sutra.

Namun sepertinya bagi orang sepertiku ini sangat sulit orang yang banyak dosa banyak melanggar apa yang telah Tuhan tetapkan untuk umatnya, semuanya sebenernya baik Cuma kadang kita yang tak mau menjalankan keindahan yang di berikan oleh Tuhan kepada kita. Sungguh aku menyesal menjalani hidup dengan sebuah rayuan setan yang sebenarnya itu adalah ujian bagi semua hamba-Nya, tapi yang pasti Tuhan maha pemaaf pada semua umatya yang mau menuruti apa yang telah di perinthkan.

Kawan semua manusia pasti punya kesalahan, tak ada yang bisa lepas dari yang namanya salah itulah manusia, tinggal bagaimana kita meminimalisir kesalahan kita bahkan kita harus berusaha untuk bisa membuat kesalahan itu terhapus. Banyak orang bilang “ salah itu adalah awal keberhasilan” itulah yang kadang kita salah memaknai kata salah, semua itu di terapkan dalam ilmu pengetahuan namun kalau dalam kehidupan dan perilaku kita jangan gunakan kata itu karna kita akan mencoba kata salah itu bagi yang tak mampu menerjemahkannya. Yang pasti kalau menurut aku ya jangan mudah memaknai kata dari apa yang biasa di ucapkan, namun kita lihat dulu apa yang di tuju dari sebuah kata mutiara yang terucap sebagai motivasi. Jangan Nodai motivasi yang telah lebih dulu meluncur dari pemikiran orang hebat.