Tian si Anak Magang #3 ( HP si wo )


Dalam hidup ini pasti banyak hal yang unik yang kita selalu lihat dalam kehidupan sehari-hari
apalagi kalau buat tian yang saat ini sedang menjalankan Tugas kulaiah dari kampus berupa praktek kerja yang sedang di lakukan di salah satu perusahaan yang tian gak sebutkan namanya tapi yang jelas perusahaan ini penghasil sarung gajah duduk, pastinya ya PT. Pismatex eh malah di sebutin ya udah pokoknya di situ.

tapi yang mau tian ceritakan bukan itunya melainkan tempat di mana aku saat ini tinggal, yaitu di tempat kakak dari ibu tian siapakah dia kalau tian sebut ya wo... kayak nama dari orang jepang atau cina ya.. itu adlaah anama panggilan buat bulek bagi orang jawa di sekitarku. keadaan memang membuat kita harus bersabar dimana dunia teknologi berkembang pesat dan orang tua susah buat mengikutinya apalagi yang dulunya cuma sekolah SD, ini gak semua lo ini cerita tentang kelaurgaku yang memang gaptek bisa di bilang seperti itu gimana tidak coba, kadang dalam hati mau marah tapi gak papalah orang tua, yang kadang bahas aneh-aneh mau tak jawab juga gak bakalan mudeng dari pada ngamuk mending dengrin ajalah makwo (bulek/bude/apalah) dan pakwo (paklek, pak de, dll) lagi berbincang dengan hp cina yang baru di beli dan tidak bisa menggunakannya.
kalau mau menggunakan harus butuh proseslagi, yaitu mengundang tetangga kalau gak ada tian tapi.

yah gini kadang tian sering dengar percakapan mereka waktu akan menelepon karna memang saat ini sudah mualai bisa berkat tian yang berbakat mengajarkan gimana cara meneleponnya.. heheheh

makwo : "gimana kok gak di angkat ( padahal belum di pencet tanda telpon yang warna hijau )" dengan wajah yang serius tanpa kebohongan sama sekali heheheheh.  huuuuuuuuu * dalam hatiku marah tapi diam ajalah karna ini kejadian tiap haru, moga aja majunya tahun bisa berubah maklum orang tua.
dan ini dia jawaban pakwo yang memang sangat tidak nyambung dengan apa yang di tanyakan yang tidak nyambung juga.
Pakwo : "Batrenya habis mungkin , atau pulsanya habis mungkin", padahal baru aja ngisi pulsa dan mana mungkin batre berpengaruh sama yang namanya pas waktu menelepon nyambung apa gaknya?... haduhhh  kalau btre habis mau di pencet apanya buktinya aja tu hp masih hidup keluar lampunya...moga kalian gak menemukan hal yang seperti ini sob. atau kalian masih sama kayak makwo dan pak wo nya Tian ? hehehehe.

terus ada hal lain yang membuat tian sebenernya mangkel jengkel dll, tapi cukup dalam hati aja, maklumlah orang tua,ntar durhaka sambil latihan sabar. ini cerita awal-awal tian Kp masih seputar HP baru makwo tian yang selalu buat tian ketawa, jadi yang namanya Hp bisa terkunci secara otomatis bila tidak di klik, yakan ? bahasanya buat gampang aja biar pembaca bukutian mudeng hahaha.
suatu hari makwo menatap Hp barunya yang mereknya gak tian sebutin yang pasti berasal dari negri tetangga, dengan wajah yang serius makwo tian yang orangnya sudah tua dan kurus serta omponglah pokoknya unik dan lucu tapi baik banget ini, kaget saat tian memberikan Hpnya setelah tian pinjam dia ngomong gini ni,,,," kok terkunci la kuncine di simpen dimana ? " itu bukan sok gaptek kayak anak muda yang bercanda ya ini bener-bener karna memang gak tau, wajahnya juga serius menanyakan sama tian gitu, seakan akan tian tu menyembunyikan kunci HPnya hadehhhhh..

tak jawab aja , " kuncinya di lemari " .
makwo : " jangan di simpan nanti hilang malah repot " sesaaat tian mending diam aja dan membiarkan makwo bingung dari pada tian jadi masuk RSJ.

dan masih banyak lagi... tapi episode berikutnya aja gampang.

*pesan yang ingin Tian sampaikan buat kamu bukutian mania yaitu : jangan mudah marang buat Woles aja semuanya pasti berlalu, dan buat Negara ini paling gak kita bisa taulah gimana tingkat rendahnya pendidikan di Indonesia, moga tambah maju dengan keadaan sifat yang lebih realistis bukan matrealistis, dan jangan sombong karna gak ada yang bisa kita sombongkan.. (nyambung gak ya ? yang penting itulah).

0 komentar: