Anak Rantau #1 : Aku di lahirkan


Aku di lahirkan bukan dari keluarga orang yang kaya, juga bukan dari keluarga pejabat atau bahkan Ayahku juga bukan seorang RT. tepat malam itu aku di lahirkan degan seuasana yang aku tak pernah tau karna memang aku masih bayi dan belum mengerti dunia ini seperti apa.

Tepatnya bulan septermber aku di lahirkan di dunia ini, oleh seorang Ibu yang sampai saat ini dan sampai kapanpun Dia adalah Ibuku yang nomer satu dan takkan pernah jadi nomer selain satu. Dari kab. Batang Jawa tengahlah aku kencing dan meneteskan air mata untuk pertama kalinya dan dari situ juga aku kenal dengan yang namanya Indonesia lewat sekolah TK yang nanti akan aku jelaskan di cerita berikutnya.

Ayahku adalah seorang mendreng ( atau bisa di bilang pemasok barang di pasar-pasar ) yang kebetulan pada saat itu adalah masa paling sulit dalam hidup ayahku, aku di lahirkan dengan Jiwa keras dengan hidup yang seadanya dengan angka yang nominalnya tak bisa di hitung oleh susu kaleng dan juga beras buat bayi khususnya, aku hanya bisa terhitung dengan beras bubuk buatan ibuku yang tercinta, saat itu aku hanya mempunyai satu Abang, dan sampai saat ini abangku, kami hanya dua bersaudara.

Sejak bayipun aku sudah didik untuk hidup dengan ruang lingkup yang tangguh, ruang lingkup yang mungkin tak pernah sama dengan sila  " Keadilan sosial Bagi seluruh Rakyat Indonesia ", namun dengan adanya Sila itulah kita bisa faham bahwa keadilan hanya milik Tuhan semata, toh buktinya Bangsa ini sampai sekarang sulit untuk adil dan beradab.

Mungkin bukan hanya aku yang terlahir dengan tantangan tak terbantahkan oleh alam ini, masih banyak di luar sana dan masih banyak orang di sana yang lebih susah dibawah aku pada saat ia, hanya mengerti dengan tangisan dan senyuman, mungkin banyak di luar sana bayi yang hanya bisa menangis tanpa bisa tau bagaimana caranya tersenyum. itu salah siapa ?....
dan yang pasti semua itu adalah pelajaran buat aku agar bisa menjalani hidup dengan tegar sampai detik ini.

to be continue

Anak Rantau

0 komentar: