Surat Untuk Bidadari Kecilku #14

Hidup seperti angin
tak terarah dengan empat mata yang aku imajinasikan
empat mata yang selalu hadir di saat sepi
empat mata yang menjadikanku tak pernah kehabisan cerita

Puisi yang terhempas tanda tak mampu berfikir
puisi yang terlewat saat fikiran itu datang
puisi yang terinspirasi dari empat mata yang singgah dihati
entah pa yang di rasa ?
yang pastinya empat mata adalah imajinasi

sebuah sososk yang pernah jadi idola hati
sebuah sosok bidadari kecil yang terinspirasi dari keadaan itu
sebuah kedaan yang tak penah akubenci saat sakit hati
sebuah sosok yang memberikan harapan penuh rahasia
empat mata daribidadari kecilku
inilah surat yang aku layangkan di malam minggu.
untuk bidadari kecilku.

0 komentar: