MENCINTAI ? “SEDERHANA SAJA”



Kadang kita memang harus mengerti dengan apa yang ada di dunia ini, kadang juga kita harus di paksa mengeri dengan apa yang sebenarnya kita tidak suka, kadang kita juga harus ngerti bagaimana pasangan hidup kita memiliki keinginan yang berbeda dengan apa yang kita inginkan, dan kelemahan buat seorang cowok kalau berkaca pada diri sendiri adalah pada saat menginginkan sesuatu. Kita kadang tidak pandang apa yang kita inginkan harus terpenuhi sedagkan kita tak pernah memandang apa yang di inginkan si cewek. Itu kalau ngaca sama diri sendiri aja sich, kalau sama orang lain gak tau juga kayak apa, yang pasti yang sering Tian temui di sekeliling dan di diri sendiri.

Banyak dari kita, cewek maupun cowok semuanya sama aja, kadang menginginkan seseorang yang kita cintai itu jadi seperti  yang kita inginkan, dan ternyata setelah Tian fikir-fikir itu memang gak layak dan memang harus di buang jauh-jauh dari hidup ini, tau kenapa ? , ya karna kita akan mencintai diri kita sendiri bukan si dia yang beda kelamin sama kita, dengan alasansi dia seperti apa yang kita inginkan bukan bukan si dia yang sesungguhnya. Memang setidaknya untuk sebuah kenyamanan dalam hubungan sebuah kesamaan , tapi bukan berarti memaksakan si dia harus sama dengan apa yang ada di dalam fikiran kita. Kalau pada kenyataannya seperti itu, kita akan mencintai fikiran kita sendiri. Dan itu artinya dalam sebuah hubungan tidak kreatif sama sekali. Dunia ini akan indah kalau ada perbedaan, Contoh kecilnya aja kalau pelangi warnananya sama pasti gak indah, pelangi di katakan indah karna warnanya beda-beda, kamu bisa di katakan ganteng atau cantik juga karna ada yang beda sama kamu, makanya kita harus mensyukuri yang namanya perbedaan. Sedikit catatan bahwa perbedaan dan keindahan itu adalah satu hal yang tak bisa di pisahkan.

Kadang yang namanya hati juga harus di paksakan mesti gak harus terus menerus, yah sesekalilah buat nyenengin si dia. Sebuah sandiwara itu penting tapi asalkan jangan dengan niat membohongin si dia, melainkan memaksakan sesuatu yang tidak kita suka dengan alasan untuk kebahagiaan sidia, gak harus terus menerus  juga sie. Toh si dia juga bakal ngerti kok dengan apa yang kita lakukan, dengan sedikit-sedikit lama-lama akan menjadi bukit dan setelah menjadi bukit disitulah letak keikhlasan akan muncul karna terbiasa.


                                                                 *************
Tapi dari semua yang ada di atas tadi, alangkah lebih baiknya tidak terjadi buat yang belum benar-benar mempu dalam artian fisik, usia maupun hanya sebuah kesenangan saja. kita sering kali memperhatikan orang lain tapi kita sendiri gak pernah memperhatikan dirisendiri. Apakah yang kita laukan sudah benar-benar baik di mata hati kita dan di mata budaya yang ada sesungguhnya dan yang pasti di mata Tuhan ? 

Mungkin terlalu dini juga buat anak-anak belajar buat saling ngerti orang lain dengan cara pacaran, hemmm yang ada juga kita akan menghabiskan uang kita, dan banyak aktivitas yang akan terbuang karna kita kebanyakan memperhatikan orang lain sedangkan diri kita sendiri aja belum bisa kita perhatikan sepenuhnya.

Banyak yang bilang menjalin hubungan itu motivasi, alias buat semangat hidup dan saat putus hubungan malah membuat semangat hilang dan lebih rendah dari sebelumnya. Itu artinya semangat terbaik itu adalah dari dalam diri kita sendiri bukan dari orang lain, karna pada saat orangnya pergi semangatnya juga akan pergi, kayaknya si gitu * lagi-lagi berkaca pada diri sendiri.

Menjaga diri itu susah lo, padahal orang tua juga mengawasi, Negara memberikan hukum, dan Tuhan juga memberikan ancaman.  toh kita juga bisa lepas dari penjagaan diri kita. Apa jadinya kalau kita sudah lepas kendali ? semuanya gak mungkin terulang lagi kan ?, karna waktu itu berlalu dan gak mungkin kembali lagi, makanya hati-hati dengan waktu.

Jadi pada intinya “ sebelum kita benar-benar mampu memperhatikan diri sendiri dan belum waktunya juga , perhatikanlah orang lain dengan sederhana saja, jangan berlebihan karna yang mberlebihan gak di sukai Tuhan, sealin itu kalau berlebihan bisa Over Dosis. “

Mencitai dengan sederhana itu lebih indah



0 komentar: