Gayo dengan Alam Yang Indah dan Kopinya Yang Paling Nikmat di Dunia

Dari pohon kecil di dalam plastik kolibet ( orang di sekitarku menyebutnya ), jadilah minuman hitam pekat dengan aroma dan rasa yang begitu khas. bahkan telah mendunia namun tidak begitu MenIndonesia.. mungkin karna promosi yang kurang atau keperdulian pemerintah tidak begitu besar pada sihitam pekat milik negri ini, aku tak tau........ 


Bunga putih dan wangi bermekarang saat Hujan turun setelah selesai simerah menampakkan buahnya yang manis, Arabika Gayo adalah satu Kopi yang nikmat di kalangan pecinta kopi Dunia, namun kurang begitu tenar di kalangan Indonesia.. kopi dari dataran tinggi Gayo ini sunggu memikat Negara Pengauasa AS dan negara-negara lain di Eropa. tapi, tidak untuk Indonesia yang masih kurang begitu Fahan dengan potensi kopi yang di miliki oleh Indonesia sendiri.

Lama saya hidup di Jawa, saya juga gemar minum kopi, bahkan Hampir setiap Warung Kopi atau Caffe banyak saya singgahi, namun banyak dari obrolan masyarakat yang saya dengar hanya kopi itu-itu saja semisal Kopi Lampung, Kopi Banaran, Kopi Toraja. padahal Indonesia memiliki Wilayah kopi terluas adalah di Dataran tinggi Gayo yang jarang sekali orang awam mengetahuinya. siapa lagi kalau bukan si hitam pekat Arabika Gayo.


Dahulu semasa saya masih sekolah dasar, kopi semacam gambar di atas nilai jualnya masih sangat randah, tau kenapa ? itu kan hanya sebuah kotoran Luak ( Musang ), tapi sekarang semuanya berbalik 180 derajat dengan keadaan masa kecil yang saya alami. dulu mencari kotoran luak untuk uang saku sekolah atau hanya untuk membeli mainan di pasar yang cuma ada pada hari minggu di kampungku.


Dataran tinggi Gayo bukan hanya terkenal dengan kopinya yang nikmat, namun juga udara yang sejuk serta Pemandangan yang indah di setiap mata menatapnya, contoh salah satunya adalah danau laut Tawar, adalah danau yang terletak di samping kota Takengan ( kab. Aceh tengah ), dengan air yang bersih dan udara yang sama sekali belum tercemar. namun kurangnya Promosi membuat Danau laut tawar tidak begitu di kenal oleh banyak kalangan masyarakat dalam maupun luar Negri. berbeda dengan danau di Propinsi tetangga Danau Toba yang setiap orang kalau di sebutkan pasti tau kalau danau tersebut berada di Sumatra Utara.


Danau laut tawar tidak hanya memiliki keindahan melainkan memiliki kekayaan yang begitu unik yang tak bisa di temukan di daerah lain bahkan di penjuru dunia hanya ada di danau laut tawar, apa itu kalian pasti penasaran bukan ? yah apa lagi kalau bukan Ikan Depik.. ikan kecil ciri dan rasanya enak ciri khas dataran tinggi gayo dan danau laut tawar pastinya.


Sisi lain dari danau laut tawar adalah salah satunya bisa di jadikan sebagai Objek pemancingan masyarkat setempat atau hanya sekedar bersantai bersama keluarga. bukan hanya itu di sekeliling danau laut tawar juga terdapat banyak peninggalan sejarag atau mitos kisah terdahulu yang di percayai masyarakat contohnya saja Goa Loyang Koro yang katanya dalah Jalannya kerbau dari Kec. Isya' sampai ke Kab. takengon yang jaraknya tidak bisa di bilang dekat. atau kisah putri pukes yang patungnya sampai sekarang mengeluarkan Air yang di yakini oleh masyarakat itu adalah sebuah tangisan.


Salah satu Foto teman saya (Abrory ) : Keindahan Danau laut tawar dari sisilain di atas awan dataran tinggi Gayo

Karna dataran tinggi Gayo adalah pegunungan dan perkebunan kopi, maka di setiap sudut terlihat keindahan alamnya, dan bisa di katakan " Inilah Negri Kopi di atas awan dari percikan Surga yang tumpah di dataran tinggi Gayo "





Unyuk lebih mengenal Kopi Arabika dataran tinggi Gayo bisa lihat saja Video diatas....


12 komentar:

  1. sepertinya memang tidak meng-Indonesia ya, kopi ini, karena saya baru tahu ada kopi yang nikmat yg bernama kopi arabika gayo. Saya jadi pengen nyoba. Apakah sudah ada di seluruh Indonesia kopi ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kan bener tebakan saya... padahal gayo itu perkebunan kopi terluas di Indonesia. dan kopinya mendunia.. di Indonesia ada tapi gak senikmat aslinya karna udah banyak di campur. kalau pengen tau aslinya datang aja kak ke aceh tengah atau ke Eropa sekalian..

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  2. wah daku baru dengar ada kopi arabika gayo tuh, jadi kepingin aja mencicipi kopinya.
    mantap gan artikelnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. tukan malah pada belum dengar.. pokoknya kopi asli Negri kita yanf paling mantap ...wajib coba

      Hapus
  3. Waaah.. ga berani ngaku pecinta kopi lagi karena belum pernah mendengar kopi Arabica gayo. Apakah rasa asamnya dominan? pernah mencoba kopi di booth PRJ dan masih ingat rasanya sampai sekarang. Tapi lupa apa namanya dan darimana.
    TFS ya... semoga potensi alam Gayo semakin dikenal dengan bantuan kita sebagai blogger.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ni kal mudah2han aja karna aktivitas ngeblog jadi pada tau.. masak yang eropa aja mengakui. kita yang tuan rumahnya malah gak tau kopi arabika gayo, kan gak lucu tapi banget lucunya hehe

      Hapus
  4. @Susi Susindra wah ternyata saya juga belum pernah denger setelah baca baca dari google dan lihat videonya di youtube ternyata memang nikmat kayaknya

    BalasHapus
  5. Boleh dicoba iniii, sini ampirin ke basecamp, hehe... Arabica memang mantap yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya masih ada sedikit asli dari aceh hehehe
      tapi sempet gak ya ke basecampnya ? hehhe

      Hapus
  6. rasa kopi katanya berbeda tergantung tanahnya. makanya kopi gayo akan berbeda rasanya dengan kopi yang ditanam di tanah Jawa. Oh ya fotonya apik banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mungkin kak...
      iya itu foto dua tahun yang lalu ketika saya pulkan liburan kuliah :)

      Hapus