Kosong Dua

Image : TiZT

Perjalananku dimulai saat aku lepas dari masa putih abu-abu, masa dimana banyak orang bilang adalah masa yang paling indah dalam hidup, dan yang pasti semua harus terlewati karna tidak selamnya juga kita akan ada pada masa tersebut. berlanjutnya usia, pandangan mata yang mulai beda, Kumis yang tipis mulai menebal dandanan culun yang miris hilang berganti dengan yang baru, kaos jadi kemeja, sandal jepit jadi sepatu jinjit, dan masih banyak lainnya untuk menggambarkan perubahan kita setelah lulus SMA.


Kelulusan adalah hal yang di nanti setiap siswa kelas tiga selepas Ujian Nasional. bahkan pada masa-masa itu Tuhan sangat kelelahan mendengarkan banyaknya do'a dadakan dan taubat dusta untuk mengelabuhiNya. namun Tuhan tidak buta kawa !!!.

Melanjutkan kejenjang kuliah atau kerja itulah yang di nanti oleh para mantan siswa selapas SMA. maklum semuanya butuh biaya apalagi kuliah jaman sekarang tidaklah sedikit mengeluarkan biaya dan kita sadar rakyat Indonesia tak semuanya kaya, tes disana sini takdi terima, mungkin banyak dialami diantara kita, namun pada sisi lain itulah kehidupan kawan ada kalanya kamu harus sadar bahwa keadilan itu milik Tuhan semata.

tekatku untuk melanjutkan kuliah di Jogja mengalahkan Semarang yang sudah menerima dengan lapang dada, dan hasilnya bukan aku di tolak tapi... Tuhan berkata lain. kalau  Tuhan sudah berkata lain apakah kamu bisa menolaknya?..... toh itu yang terbaik buat kita. itulah sedikit tentang ceritaku yang takut dengan pergaulan kota, karna aku sadar aku bukan Dewa atau nabi Musa. aku adalah manusia yang apabila mengedipkan mata saja bisa berubah dengan sesaat menjadi sesat.

 dan sampailah aku di keluarga kosong dua, namun bukan hanya itu kawan, untuk mencari jati diri kadang kita tak mengenal siapa kita dan siapa orang di sekeliling kita. aku berlabuh di kosong tiga untuk mendapatkan wahyu betapa seharusnya aku turun di kosong dua. buat yang belum tau apa itu kosong dua dan kosong tiga, inilah cerita tentang persahabatan kelas dalam sebuah kampus yang menjadi keluarga.

Aku memang tak banyak bergerak seperti teman-teman lain yang ada di kosong dua, tak banyak mengenal dengan jarak mata memandang 2cm. namun, yang namanya hati takkan pernah bisa berbohong walau langit runtuh, hatiku sudah tersentuh untuk kelas yang satu ini.
awal mula  hanya ingin mencoba suasana saja, dari 03 02 01 dan seterusnya namun aku harus mengakui keluarga besar 02 telah memikat hatiku kawan.



Gallery Foto Group 02


Get Adobe Flash player

Gallery foto di atas menggambarkan betapa kekeluargaannya kami, walaupun sebenarnya hanya sebatas kelas namun kegiatan yang kami lakukan adalah sebuah persaudaraan tanpa ada kata keegoisan *yah kalau ada dikitlah hehhe.

dari mulai memancing, turing, naik gunung, main poker atau hanya sekedar gosip-gosip saja. apapun namananya itu semua adalah sebuah persaudaraan, dan tak terasa empat tahun telah berlalu, kini semuanya sibuk dengan kegiatannya masing-masing ada yang lagi mudik, ada yang skripsi, ada yang jualan untuk lebaran pokoknya Indonesia banget.

Dunia ini berputar, waktu juga berganti. dan semua orang punya takdir sendiri-sendiri untuk dinikmati tapi mudah mudahan semua terlewati dengan batas persaudaraan tanpa rentan jarak dan waktu. amin

kawan ada puisi ini dari sahabat kita yang satu ini... puisi bukan ya ?



 Salah Satu VIdeo Yang Gila tapi Top




buat yang sudah Wisuda duluan " Selamat dan Sukses selalu "  do'akan kami yang masih berjuang dan semoga lagunya Iwan Fals tidak menghampiri kehidupan kita.

zero two hero

0 komentar: