Aku Cinta Indonesia Tapi Aku Tak Nyaman di Indonesia

danau laut tawar


Mungkin dari judul di atas terdengar sangat tidak mengenakkan di telinga, di baca juga sangat tidak sesui dengan bola mata memandang tapi ini adalah kata hati dan pengalaman yang aku alami di sini ( Indonesia ) negara tercinta ini.

Berjalan kemanapun, memandang kemanapun tetap saja Indonesia terindah walau disisi lain kesemprawutan dan kemiskinan dimana-mana. Ini perasaanku aku tak tau apakah yang kamu rasakan sama halnya denganku?... semoga saja tidak kawan !!!

Sepanjang perjalananku di Indonesia dari Aceh sampai Bali, sebuah kenyamanan dalam perjalanan terhitung sangat minim, dalam sebuah perjalanan pasti dihantui rasa takut, entah itu dari pihak yang seharusnya mengamankan kita ataupun pihak yang benar-benar bersebrangan dengan hukum di Negara ini namun tetap terpelihara.

Indonesia memang indah, Indonesia memang memiliki segalanya namun Indonesia juga punya segalanya untuk menghancurkannya sendiri, dalam sebuah perjalanan kita akan turun di terminal entah itu Bus, kereta, atau Bandara... apakah anda merasa nyaman ?... kalau jujur yang aku rasakan kenyamanan sangat tipis karna memang disana banyak calo yang kadang memaksa kita ada juga pengamen dan preman lainnya itu hal yang aku alami selama ini.

Kadang seorang petualang juga menginginkan tempat yang nyaman dan sepi, itupun masih di landa dengan kurang nyamannya keamanan yang ada di sekitar masih ada hipnotis, premanisme dan banyak lainnya yang mungkin kamu juga pernah menjumpainya sendiri. Kita pergi ketempat wisata apa yang kalian lihat di sekeliling ?... pasti banyak anak-anakmuda setempat yang bergaya dengan motornya masing-masing mengganggu kenyamanan yang akan kita cari. Itu yang aku rasakan, semunya bukan tanpa sebab semuanya ada sebabnya karna memang tak ada pekerjaan sehingga mereka mencari kesibukan yang lama-kelamaan berdampak pada hal yang negatif.

Mau pergi kemanapun yang kita butuhkan adalah uang, itu pasti. Tapi disini ada salah satu hal yang harus kita bawa selain uang yaitu mental sekuat baja dan siap untuk bertempur mempertahankan uang yang yang kita miliki

2 komentar:

  1. Yang seperti itu justru malah membuat kita berpikir kan Bro? Nggak hanya terlena sama kenyamanan, hehehe. Di manapun lokasinya, mau di tempat yang rame maupun tempat yang sepi sekalipun ada banyak hal yang bisa kita renungkan mengenai sosio-kultural masyarakat setempat dan semoga menginspirasi kita untuk berbuat yang lebih baik. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih atas kunjungannya bang , sebenarnya iya juga si bang, tulisan udah lama juga ini hehehe.
      " Mumpung lebaran maaf lahir batin ya bang "

      Hapus