Meniti sedikit dari Banyak Keindahan di Dataran tinggi Gayo


Bur gayo, gunung berapi yang yang berada dataran tinggi gayo.
selain indah gunung ini juga memberikan banyak anugrah bagi makhluk hidup di sekitarnya.

warga di kab. Bener Meriah  yang di dominasi oleh petani ini sangat menikmati keberkahan dari gunung tersebut, serta bagi pecinta alam /pendaki gunung tak sulit untuk bisa sampai di atapnya karna perjalanan hanya sekitar 5-6 jam saja (*lama gak ya ?) .

Track yang sedikit  menantang membuat kita harus lebih berhati hati. tak hanya itu saja, bagi yang suka memanjakan mata lensa juga tak cukup kalah menariknya sepanjang track perjalanan menuju puncak. karena hutan yang masih natural, bunga bunga liar yang indah, serangga serangga imut yang memikat, bahkan suasana suara alam liar masih sangat terasa sekali membuat perjalanan seperti dekat sekali. 

Apa lagi jika sudah sampai di tempat tujuan, lelah, letih semua terbayar dengan panorama indah yang di suguhkan. Terlihat jelas peta kota takengon dan bener meriah. Apalagi jika pagi hari,, kumpulan embun yang masih mengapung di sekitaran gunung, serasa berada di pangkal langit, menimbulkan ingin berdayung sampan di lautan awan. 
Itulah sekilas gambaran untuk gunung berkaki kota ini. 





Kali ini bukan sebuah dongeng, namum pembicaraan mata dengan hati.
Sebuah kota kecil yang di himpit pegunungan ini tidak henti hentinya memberikan cerita bagi kita, khususnya saya sendiri.

Kemarin lensa kecil saya mengajak keliling kota, saya sudah bosan sebenarnya dengan spot yang itu dan itu lagi, di tengah kebosanan itu, lensa kecil saya memaksa saya berjalan ke arah barat kota takengon, oke lah saya turuti dengan mengendarai motor butut saya.

 sepanjang perjalanan ke arah barat, ternyata rasa boring itu terkikis oleh bukit-bukit yang mengelilingi kota kecil ini. betapa tidak, pegunungan dengan jalan mengelilingi danau yang saya hayalkan untuk menggambar di sampul buku saya ketika saya masih duduk di sekolah dasar dulu ternyata terlukis disini.

lantas saya berhenti dan menompangkan motor butut saya di tepi jalan, terdiam dan tersenyum lebar ketika mata saya di suguhkan dengan gundukan gunung yang tertata rapi dan danau kecil berwarna biru yang menjadi cermin untuk semua yang berada di tepinya, waww inilah lukisan 1000 dimensi yang di lukis tuhan. Sangat luar biasa sekali.

Tak sanggup saya merkata lebih panjang lagi, hanya lensa kecil saya yang mampu bercerita panjang untuk menyambung cerita saya, ini dia cerita lensa kecil saya, simak ceritanya ya,.

Danau Laut Tawar dan Sekitarnya

Danau Laut Tawar dan Sekitarnya

Danau Laut Tawar dan Sekitarnya

Danau Laut Tawar dan Sekitarnya

Danau Laut Tawar dan Sekitarnya

Danau Laut Tawar dan Sekitarnya

Danau Laut Tawar dan Sekitarnya

Danau Laut Tawar dan Sekitarnya

Danau Laut Tawar dan Sekitarnya



Danau Laut Tawar dan Sekitarnya


Gemana Sahabat Bolang Gayo,, ? ...
Terbayang kan?

 Lebih indah lagi jika lensa manusia yang bercerita. Lensa anda juga bercerita lebih indah jika berada di sini.
Udah dulu ya, mau pulang dulu ni, gak terasa udah sore, cacing di perutpun mulai demonstrasi, biar saya indahkan dulu permintaan dari cacing cacing saya, sampai jumpa di cerita selanjutnya.


Penulis Bolang Gayo Reg. Aceh Tengah


9 komentar:

  1. Itu pemandangannya indah banget..

    BalasHapus
  2. Udah sering diiming-imingi keindahan aceh tengah oleh beberapa kawan, tapi belum sempat melihat langsung, semoga suatu saat kaki ini bisa menapak disana :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di tunggu cerita kamu sampai sana. boleh mampir ke kampungku yang Indah juga sambil minum kopi.

      Hapus
  3. Bagus sekali...... @_@
    berharap suatu saat dapat kemari dan dapat bertutur tentang keindahannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin semoga bisa sampai di Negri kopi yang Indah kak

      Hapus
  4. berharap bisa sama-sama kesana..
    kalo rame pasti seruu..

    BalasHapus